Mengenali Toxic Relationship, Tanda-Tandanya, dan Cara Menghadapinya

Mengenali Toxic Relationship, Tanda-Tandanya, dan Cara Menghadapinya

Toxic relationship atau hubungan beracun adalah istilah untuk menjuluki suatu hubungan yang membuat salah satu atau orang-orang yang berada di dalamnya resah, tidak nyaman, tidak dihargai, tidak didukung, hingga cemas. Pada dasarnya, hubungan yang membuat Anda merasa jauh lebih buruk ketimbang baik karena terlibat di dalamnya.

Hubungan yang beracun tidak hanya terjadi dalam konteks hubungan percintaan, tetapi juga dapat bermakna hubungan di keluarga, hubungan profesional, maupun hubungan pertemanan. Selama Anda merasa terancam saat berada dalam sebuah hubungan, baik secara fisik, emosional, maupun psikologi, Anda bisa jadi terlibat dalam toxic relationship.

Suatu hubungan dapat dikatakan tidak baik jika seseorang di dalamnya kerap kali menyakiti Anda dengan ucapan, perlakuan, maupun hal-hal yang tidak mereka ucapkan atau lakukan.

Hubungan yang di dalamnya terdapat unsur kekerasan baik fisik maupun lisan dapat diklasifikasikan sebagai toxic. Namun, ada beberapa tanda-tanda lain yang mengindikasikan sebuah toxic relationship menurut laman Verywell Mind, di antaranya adalah:

Untuk menentukan apakah sebuah hubungan dapat dikategorikan sebagai toxic relationship, Anda harus membandingkannya dengan hal-hal positif yang dapat Anda dapatkan dari hubungan tersebut.

Jika partner Anda membuat Anda merasa aman, senang, dihargai, dan dicintai, bisa jadi itu merupakan hubungan yang pantas diperjuangkan. Pada dasarnya, sebuah hubungan mengalami banyak masalah dan kendala, sehingga Anda dan partner harus dapat membangun kepercayaan, pemahaman, dan batasan masing-masing.

Cara untuk menghadapi toxic relationship dapat dilakukan dengan melakukan hal-hal berikut:

Ketika Anda terlibat dalam suatu hubungan, prioritaskan kesehatan dan kebaikan diri sendiri. Jika Anda merasa sudah cukup terlibat dalam toxic relationship, pertimbangkan untuk menjauhkan diri dari partner Anda atau putuskan hubungan tersebut. “Segera cari bantuan jika kekerasan secara fisik maupun verbal sudah terjadi,” tulis Direktur Kesehatan Wanita pada Family Health Associates, Carly Snyder.

Nalyka HumairahTragedi dalam kehidupan adalah saat kita terlalu cepat menjadi tua, namun terlambat untuk jadi bijaksana

Posting Komentar untuk "Mengenali Toxic Relationship, Tanda-Tandanya, dan Cara Menghadapinya"

Silakan tinggalkan komentar. Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *